ISD - Penyediaan Data untuk Perencanaan Pembangunan Kota Depok
Penyediaan Data
untuk Perencanaan Pembangunan Kota Depok
Oleh :
Yuliani Dewi
36419759
1ID04
TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2020
Kata Pengantar
Puji
syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Penyediaan Data
untuk Perencanaan Pembangunan Kota Depok ini tepat pada waktunya.
Adapun
tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari Ibu
Paranita Asnur pada bidang studi ilmu sosial dasar. Selain itu, makalah ini
juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang penyediaan data di kota depok
bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya
mengucapkan terima kasih kepada ibu Paranita Asnur yang telah memberikan tugas
ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi
yang saya tekuni. Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini masih jauh dari
kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya
nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Bekasi,
19 april 2020
Yuliani
Dewi
DAFTAR ISI
JUDUL…………………………………………………………………………………
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………
DAFTAR ISI………………………………………………………….………………..
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah………………………………………………...………
B. Rumusan Masalah………………………………………………………………
C. Tujuan Pembahasan………………………………………………………….…
A. Latar Belakang Masalah………………………………………………...………
B. Rumusan Masalah………………………………………………………………
C. Tujuan Pembahasan………………………………………………………….…
BAB II PEMBAHASAN
A. Penduduk………………………………..………….…………………………..
B. Kelahiran………………………………………….….…………………………
C. Kematian…………………………..……………………………………………
D. Imigrasi…………………………………………………………………………
E. Emigrasi………………………………………………………….……………..
F. Urbanisasi…………………………………………………..…………………..
G. Tingkat Pendidikan……………………………………………………………..
H. Agama…………………………………………………………………………..
I. Suku………………………………………………………………….…………
J. Umur………………………………………………………………………….
K. Sosial……………………………………………………………………………
A. Penduduk………………………………..………….…………………………..
B. Kelahiran………………………………………….….…………………………
C. Kematian…………………………..……………………………………………
D. Imigrasi…………………………………………………………………………
E. Emigrasi………………………………………………………….……………..
F. Urbanisasi…………………………………………………..…………………..
G. Tingkat Pendidikan……………………………………………………………..
H. Agama…………………………………………………………………………..
I. Suku………………………………………………………………….…………
J. Umur………………………………………………………………………….
K. Sosial……………………………………………………………………………
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan………………………………………….………………………….
B. Saran……………………………………………………....……………………
A. Kesimpulan………………………………………….………………………….
B. Saran……………………………………………………....……………………
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….…………
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Pentingnya
pembangunan karena pembangunan merupakan suatu upaya perbaikan yang di dalamnya
terdapat rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan dengan didasarkan
kepada suatu rencana. Pendataan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam
pembangunan sebuah Kota. Dalam makalah ini akan mengambil data kependudukan,
kelahiran, kematian, urbanisasi, tingkat Pendidikan, agama, suku, dan sosial
yang berada di Kota Depok untuk menjalankan suatu perencanaan pembangunan di
Kota Depok.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa pengertian penduduk dan berapa jumlah penduduk yang berada di Kota Depok
2. Berapa angka kelahiran dan kematian di kota Depok
3. Apa yang dimaksud imgrasi, emigrasi dan urbanisasi
4. Apa yang maksud pendidikan dan tingkat pendidikan di Kota Depok
5. Apa yang dimaksud dengan agama dan berapa agama yang ada di kota Depok
6. Apa yang dimaksud dengan suku dan berapa suku yang ada di kota Depok
7. Apa yang dimaksud dengan umur
8. Apa yang dimaksud dengan sosial
1. Apa pengertian penduduk dan berapa jumlah penduduk yang berada di Kota Depok
2. Berapa angka kelahiran dan kematian di kota Depok
3. Apa yang dimaksud imgrasi, emigrasi dan urbanisasi
4. Apa yang maksud pendidikan dan tingkat pendidikan di Kota Depok
5. Apa yang dimaksud dengan agama dan berapa agama yang ada di kota Depok
6. Apa yang dimaksud dengan suku dan berapa suku yang ada di kota Depok
7. Apa yang dimaksud dengan umur
8. Apa yang dimaksud dengan sosial
C. Tujuan
Pembahasan
Tujuan dari pembuatan makalah ini :
1. Untuk mengetahui jumlah penduduk dan urbanisasi yang ada di Kota Depok
1. Untuk mengetahui jumlah penduduk dan urbanisasi yang ada di Kota Depok
2. Untuk
mengetahui pengertian penduduk ,kelahiran, kematian, imigrasi, emigrasi,
urbanisasi, pendidikan, agama, suku, umur, dan sosial.Untuk mengetahui jumlah
penduduk dan urbanisasi yang ada di Kota Depok.
3. Untuk
mengetahui tingkat Pendidikan yang ada di Kota Depok.
4. Untuk
mengetahui angka kelahiran yang ada di Kota Depok.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Penduduk
Penduduk
atau warga negara Indonesia ialah orang yang tinggal disuatu wilayah
tertentu,orang yang berhak secara hukum untuk tinggal disuatu wilayah tertentu
atau juga bisa orang yang sudah turun temurun tinggal disuatu daerah tertentu
yang ada di Indonesia dengan waktu yang cukup sangat lama atau juga bisa
selamanya berada didaerah tertentu.
Data BPS Kota Depok 2020
Kecamatan
|
Penduduk (ribu)
|
Kepadatan Penduduk (Km)
|
Penduduk (%)
|
Rasio Jenis
Kelamin
|
||
Sawangan
|
171.068
|
6,532
|
7%
|
103,37
|
||
Bojong Sari
|
138.070
|
7,154
|
6%
|
102,85
|
||
Pancoran Mas
|
291.429
|
16,164
|
12%
|
100,94
|
||
Cipayung
|
177.085
|
15,466
|
7%
|
102,98
|
||
Sukmajaya
|
321.600
|
18,536
|
13%
|
98,16
|
||
Cilodong
Cimanggis
Tapos
Beji
Limo
|
173.066
334.989
299.322
229.671
121.760
|
10,690
15,523
8,999
15,774
10,284
|
7%
14%
13%
10%
5%
|
101,76
101,95
100,70
102,24
102,18
|
||
Cinere
|
148.776
|
14,101
|
6%
|
99,38
|
||
Kota Depok
|
2.406.826
|
12,017
|
100%
|
101,25
|
||
B. Kelahiran
Angka Kelahiran Total-AKT1 /Total
Fertility Rate-TFR1 anak/child pada tahun 2017,2018,2019 berturut-turut adalah
2,33, 2,30, 2,30
C. Kematian
Angka kematian dibedakan menjadi
tiga macam yaitu angka kematian kasar, angka kematian khusus, dan angka
kematian bayi.
1. angka kematian kasar (crude death rate/cdr) angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk dalam waktu satu tahun.
2. angka kematian khusus (age specific death rate/asdr) angka kematian khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun.
3. angka kematian bayi (infant mortality rate/imr) angka kematian bayi yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi (anak yang umurnya di bawah satu tahun) setiap 1.000 kelahiran bayi hidup dalam satu tahun.
1. angka kematian kasar (crude death rate/cdr) angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk dalam waktu satu tahun.
2. angka kematian khusus (age specific death rate/asdr) angka kematian khusus yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 penduduk pada golongan umur tertentu dalam waktu satu tahun.
3. angka kematian bayi (infant mortality rate/imr) angka kematian bayi yaitu angka yang menunjukkan banyaknya kematian bayi (anak yang umurnya di bawah satu tahun) setiap 1.000 kelahiran bayi hidup dalam satu tahun.
D. Imigrasi
Imigrasi adalah perpindahan penduduk
dari suatu negara ke negara lainnya. perpindahan penduduk dan negara asing
untuk menetap dan menjadi warga negara di negara yang baru didatanginya
E. Emigrasi
Emigrasi adalah perpindahan penduduk
dari suatu negara ke negara lainnya, bedanya emigrasi yaitu keluarnya penduduk
yang ada dalam sebuah negara ke suatu negara lain untuk tinggal secara menetap
pada negara yang baru. Emigrasi adalah kebalikan dari imigrasi, Misal orang
indonesia yang menetap di jerman, bagi orang indonesia disebut emigran dan bagi
orang jerman disebut imigran.
F. Urbanisasi
Urbanisasi adalah pergerakan
penduduk di suatu negara dari desa ke kota karena mereka sangat cepat untuk
pertimbangan yang berbeda yakni ekonomi dan sosial. Misalnya, petani yang
mencari pemanen akan mencari pekerjaan di kota dan bekerja profesi pertanian
dan di luar pertanian.
Urbanisasi juga banyak terjadi di
Kota depok, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 jumlah
penduduk Kota Depok telah melonjak menjadi 2.254.531 orang yang tadinya pada
tahun 2018 sebanyak 1.838.671 dan tahun 2017 1.809.120 orang. Ini membuktikan
bahwa banyaknya pendatang di Kota Depok, laju pertumbuhan penduduk di Kota
Depok mencapai 3,5% dan angka perpindahan penduduk sekitar 1,3% atau kira-kira
28.000 pendatang per tahun.
G. Tingkat Pendidikan
Jenjang Pendidikan Formal terdiri
atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Jenis
pendidikan yang diajarkan mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik,
profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus. Pendidikan Dasar berbentuk Sekolah Dasar
(SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta Sekolah
Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang
sederajat. Pendidikan Menengah berbentuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah
Aliyah (MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan
(MAK), atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan Tinggi merupakan jenjang
pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan
diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh
perguruan tinggi. Perguruan tinggi dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah
tinggi, institut, atau universitas.
H. Agama
Secara tidak langsung memiliki agama
berarti memiliki keyakinan adanya tuhan atau sang pencipta. Adanya agama dapat
menjadikan manusia memiliki pedoman untuk menjalankan kehidupan. Agama memiliki
peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan masyarakat, karena
agama memberikan sebuah system nilai yang memiliki derivasi pada norma-norma
masyarakat untuk memberikan pengabsahan dan pembenaran dalammengatur pola
perilaku manusia, baik di level individu dan masyarakat.
I. Suku
Suku merupakan kelompok golongan
sosial yang terdapat dikalangan masyarakat untuk membedakan suatu golongan satu
dengan golongan lainnya. Biasanya tiap-tiap suku ini memiliki ciri khas
tersendiri. Suku juga dapat diartikan sebagai suatu golongan manusia yang
terikat dengan tata kebudayaan masyarakat tertentu. Pada tahun 2010 Kota depok
mayoritas berasal dari suku Betawi.
J. Umur
Menurut Sensus Penduduk Antar Sensus
(Supas 2015) jumlah penduduk indonesia akan mencapai 269,6 juta jiwa pada 2020.
Jumlah tersebut terdiri atas kategori usia belum produkftif (0-14 tahun)
sebanyak 66,07 juta jiwa, usia produktif (15-64 tahun) 185,34 juta jiwa, dan
usia sudah tidak produktif (65+ tahun) 18,2 juta jiwa. Jumlah penduduk
Indonesia diproyeksikan terus bertambah
menjadi 318,96 juta pada 2045. Menurut jenis kelamin, jumlah tersebut terdiri
atas 134 juta jiwa laki-laki dan 132,89 juta jiwa perempuan.
K. Sosial
Interaksi sosial ialah suatu
hubungan yang ada di antara dua atau bahkan lebih dari individu manusia. Yang
mana perbuataan dari individu ini akan mengubah, mempengaruhi bahkan bisa
memperbaiki kelakuan dari individu yang lainnya. interaksi sosial juga tidak
sekedar berbicara mengenai tindakan tapi tindakanlah yang bisa mempengaruhi
individu yang lainnya.
Kesejahteraan sosial adalah kondisi
terpenuhinya kebutuhan sosial warga negara supaya dpat hidup dengan layak.
Kesejahteraan sosial sudah ada dalam undang-undang, setiap warga negara mempunyai hak untuk hidup
sejahtera. permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini
menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan
dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial dari negara.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Tingkat kependudukan sangat
berpengaruh dalam pembangunan dan perencanaan wilayah. Pertumbuhan penduduk
mempengaruhi perkembangan sosial pada masyarakat. Dari makalah ini dapat
disimpulkan bahwa kota depok adalah bagian dari pada daerah di Indonesia. Dari
data angka kelahiran dan kematian di depok sangat tinggi, beragam pula suku dan
agama didepok, sarana pendidikan di kota depok bias dibilang sudah bagus karena
sudah memiliki banyak sekolah dan perguruan tinggi, tetapi di depok kepadatan
populasi sangat tinggi itu dikarenakan banyak masyarakat dari luar daerah
depok.
B. Saran
Untuk mengatasi pertumbuhan penduduk
perlu dibutuhkan kontribusi atau kerjasama bersama pemimpin masing-masing
daerah seperti kota, kabupaten, kecamatan, atau desa guna merencanakan
tataletak yang lebih baik, kondusif, rapih dan nyaman.
DAFTAR PUSTAKA

Komentar
Posting Komentar